SEJARAH PTK

By | September 30, 2009

RINGKASAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (IDIK4008)
Oleh : Muh Rosyid,S.Pd.,M.M.Pd.
Tutor UT-UPBJJ Purwokerto

 Awalnya diinspirasi oleh filsuf JONH DEWEY (1910) dalam bukunya How We Think dan The Source of a Science of Education.
 Perkembangan berikutnya menurut Stephen M Carey (1950) yang mempelopori penelitian untuk guru.
 Penelitian tindakan sempat mengalami masa kemunduran ketika diadvokasi oleh Hog Kinson (1957)
 Pada akhir tahun 1970 dan awal tahun 1980, di Amerika Serikat timbul keinginan untuk mewujudkan kolaborasi, untuk itu Gideonse (1983) mengemukakan perlu dilakukan restorasi terhadap pendekatan penelitian.
 Kolaboratif semakin meluas dan memperoleh dukungan dari Schon 1983 dan Prunty Hively 1982.
 Kolaboratif akhirnya dikenal dengan suatu Penelitian Tindakan (Action Research).
IDE POKOK DARI PENGERTIAN PTK:
 Merupakan penelitian dalam bidang sosial.
 Metode utamanya adalah refleksi diri.
 Dilakukan oleh orang yang terlibat didalamnya (guru, siswa, kepala sekolah)
 Bertujuan untuk melakukan perbaikan dalam berbagai aspek.
PENGERTIAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS:
 Penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat
KARAKTERISTIK PTK:
 Penelitian berawal dari kerisauan guru akan kinerjanya.
 Metode utamanya refleksi diri, bersifat agak longgar tetapi tetap mengikuti kaidah-kaidah penelitian.
 Fokus penelitian berupa kegiatan pembelajaran.
 Tujuannya memperbaiki pembelajaran.
 Penelitian berawal dari kerisauan guru akan kinerjanya.
 Metode utamanya refleksi diri, bersifat agak longgar tetapi tetap mengikuti kaidah-kaidah penelitian.
 Fokus penelitian berupa kegiatan pembelajaran.
 Tujuannya memperbaiki pembelajaran.
GURU PALING TEPAT MELAKUKAN PTK:
 Guru mempunyai otonomi untuk menilai kinerjanya.
 Temuan penelitian formal sering sulit untuk diterapkan untuk memperbaiki pembelajaran.
 Guru merupakan orang yang paling akrab dengan kelasnya.
 Interaksi guru-siswa berlangsung secara unik.
 Keterlibatan guru mampu melakukan penelitian dikelasnya.
MANFAAT PTK:
 Membantu guru memperbaiki pembelajaran.
 Membantu guru berkembang secara profesional.
 Meningkatkan rasa percaya diri guru.
 Memungkinkan guru secara aktif mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan.
KETERBATASAN PTK:
 Dari segi Validitas, penelitian ini masih sering dipertanyakan karena metodologinya agak longgar dan bersifat informal sehingga keobyektifannya masih diragukan.
 Dari segi Generalisasi, PTK tidak dapat digeneralisasikan karena hasilnya terkait dengan suatu kelas tertentu secara khusus.
KONDISI YANG DIPERSYARATKAN DALAM PTK:
 Sekolah harus memberi kebebasan kepada guru untuk melakukan PTK.
 Birokrasi di sekolah harus diminimalkan.
 Sekolah harus memiliki visi dan misi yang jelas.
 PTK mempersyaratkan keterbukaan dari semua staf sekolah.
 Sikap kepala sekolah dan staf administrasi harus mendukung.
 Guru dan siswa harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi bahwa mereka sedang melakukan suatu pembaharuan.
 Guru harus siap menghadapi berbagai konflik karena sesuatu yang baru biasanya mendapat perhatian lebih dari pada sesuatu yang lama.
LANGKAH-LANGKAH PTK:
 Perencanaan
 Pelaksanaan
 Pengamatan
 Refleksi, kalau perlu perbaikan diadakan Perencanaan kembali untuk siklus kedua dan seterusnya.
PERENCANAAN PTK:
 Mengidentifikasi masalah.
 Menganalisis dan Merumuskan masalah.
 Menentukan Alternatif Tindakan Perbaikan yang akan Ditempuh.
 Menuangkan alternatif perbaikan menjadi sebuah rencana yang siap untuk dilaksanakan.
 Menyusun Skenario Pembelajaran.
 Mempersiapkan Sarana dan Prasarana termasuk alat peraga.
 Menentukan dan mempersiapkan prosedur dan instrumen pengumpulan data.
 Menetapkan kriteria dan indikator ketercapaian.
 Mensimulasikan rencana perbaikan.
MELAKSANAKAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN:
 Persiapan : memeriksa kembali RPP, sarana dan prasarana, alat peraga, skenario pembelajaran alat pengumpul data, dan yakinkan bahwa teman sejawat sudah siap membentu Anda.
 Pelaksanaan : menerapkan dengan baik semua rancangan, strategi dan skenario pembelajaran yang sudah dipersiapkan.
PENGAMATAN DAN OBSERVASI:
 Tujuan observasi adalah mengumpulkan data yang diperlukan untuk menjawab suatu masalah tertentu. Selanjutnya data diolah dan digunakan untuk menata kembali langkah-langkah perbaikan.
 Prosedur observasi adalah pertemuan pendahuluan, observasi dan diskusi balikan, ini dinamakan siklus pengamatan.
REFLEKSI:
 Merenungkan kembali kejadian yang sudah berlangsung, untuk mengetahui apa yang sudah tercapai dan apa yang belum tercapai, sehingga dapat memperbaiki lagi hal-hal yang belum tercapai menjadi suatu perencanaan ulang/ perencanaan tindak lanjut.
PERENCANAAN TINDAK LANJUT:
 Adalah merupakan hasil/kesimpulan yang didapat pada analisis data. Apabila hasil analisis data/ refleksi belum berhasil menjawab permasalahan yang menjadi kerisauan guru, maka dibuat perencanaan kembali tindakan perbaikan untuk siklus berikutnya.
U L A S A N:
 Tindakan perbaikan sangat tergantung dari rencana perbaikan.
 Sebelum pelaksanaan tindakan, guru harus melakukan persiapan akhir.
 Komitmen dan kerja keras guru sangat menentukan keberhasilan tindakan perbaikan.
 Pada waktu pelaksanaan hendaknya guru berpegang pada skenario yang sudah dipersiapkan.
 Peran teman sejawat sangat penting dalam membuat guru percaya diri.
 Kejujuran guru akan menentukan kwalitas perbaikan pembelajaran.
 Kesimpulan hasil perbaikan akan ditentukan oleh data yang berhasil dikumpulkan.
 Hasil pengolahan data dan refleksi akan menjadi masukan bagi rencana perbaikan daur berikutnya.

One thought on “SEJARAH PTK

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *