RENCANA PERUBAHAN Di Ruby-Net Kutowinangun

By | September 6, 2009

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah
Manajemen Inovasi Dan Perubahan
Dosen : MUH. ROSYID, S.Pd. M.M.Pd.

Disusun oleh :
Nama : GANUARY ASPIYANTO
NIM : 060055399
Semester : VI (Enam)
E-mail : ariesmartfull@hackermail.com

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ( STIE )
PUTRA BANGSA
PROGRAM STUDY MANAJEMEN ( S 1 )
KEBUMEN
2008

A. Warnet dan Permasalahannya

Warnet merupakan salah satu parameter perkembangan dunia Teknologi Informasi saat ini. Banyak berdirinya warnet di pelosok negeri ini menjadi hal yang tidak asing lagi. Pelajar dan kaum terdidik segera menyadari pentingnya internet sebagai salah satu fasilitas yang membuat hidup lebih baik, meski tidak diingkari terdapat efek negatif dari adanya internet ini.
Ruby Net merupakan salah satu warnet yang masih terbilang baru. Karena belum lama berdiri dan merupakan cabang dari warnet yang ada di Kebumen. Untuk itu diperlukan banyak pembenahan dan perbaikan dari segi sumber daya manusia dan juga peralatan kerja yang ada.
Sebagai koordinator, penulis ingin melakukan beberapa perubahan agar nantinya pelayanan bisa lebih maksimal dan sistem berjalan dengan baik. Mengingat banyaknya pesaing baru bermunculan dengan tarif yang lebih rendah, serta fasilitas yang lebih baik. Meskipun bukan berarti harga adalah faktor utama larisnya warnet. Akan tetapi juga pelayanan dan kenyamanan dari user.
Serta operator yang masih kaku dan kurang terampil dalam pelayanan menjadi kendala yang harus dirubah, agar tidak membuat user kabur dan tidak nyaman. Untuk mengatasinya sebaiknya melalui prosedur koordinasi yang ada. Sebagaimana skema koordinasi berikut :

SKEMA KOORDINASI

B. Rencana Perubahan

Beberapa hal yang akan menjadi obyek rencana perubahan adalah sebagai berikut :
A. Sumber Daya Manusia (Operator)
– Operator jaga memberikan pelayanan terbaik
– Tidak ada diskriminasi pelayanan
– Membantu setiap user yang mengalami kesulitan, dari segi browsing, chat, googling, editing poto/word, dan lain-lain, sepanjang masih termasuk pelayanan warnet. Selama ini operator hanya bertugas sebatas melayani print dan pembayaran billing serta terkesan kurang melaksanakan pelayanan prima.
– Saat pergantian shift harus datang tepat waktu
– Saat terdapat keperluan pribadi, harus dimusyawarahkan dengan rekan operator lain, minimal seminggu sebelumnya. Agar tidak bentrok dengan jadwal jaga. Awal-awal sering terjadi bentrok jadwal padahal jangka waktu keperluan kurang dari seminggu.

B. Peralatan
– Komputer client sharing di My Document. Secara default, sharing ini tidak ada dan hanya billing yang di share file, karena ketakutan akan adanya virus network. Namun ketika share hanya di my document yang berada di partisi C:/ maka ini akan mengurangi virus, dimana partisi C:/ telah di deepfreeze/di bekukan dengan aplikasi. Share file ini berfungsi untuk memudahkan dalam pencetakan/print dan pemindahan file dari komputer satu ke yang lain
– Komputer billing hanya diotorisasikan untuk operator, bukan untuk user. Kecuali dengan kontrol atau seizin operator. Sering terjadi bahwa user mengutak-atik komputer billing, karena keperluan tertentu.

C. Lain-Lain
– Pemberlakuan tarif 2500 perjam selama 24 jam. Tarif awal adalah 3500 perjam saat siang, dan 2500 perjam saat malam.

Demikian rencana perubahan yang akan dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *