PERUBAHAN ORGANISASI

By | Maret 14, 2009

Oleh : Muh Rosyid, S.Pd.,M.M.Pd.
Dosen STIE Putra Bangsa Kebumen
(Manajemen Perubahan : Uyung Sulaksana)

A. Perubahan Organisasi
Terjadi perubahan besar – besaran di dunia bisnis dari sektor komputer sampai jasa keuangan, dari sektor telekomunikasi sampai layanan kesehatan.
Saat ini banyak organisasi sepakat bahwa kehidupan berorganisasi semakin menjadi tidak pasti, seiring dengan langkah perusahaan yang makin terpacu dan masa depan menjadi makin sulit diprediksi. Namun demikian semua sepakat perubahan semakin cepat terjadi.
Dunia bisnis sedang dan akan terus mengalami perubahan yang makin cepat, walau arah perubahan tidak mudah diprediksi. Al hasil para manager dan pembuat keputusan perlu lebih memahami kemana angin perusahaan bertiup, karena setiap waktu dapat menentukan hidup matinya perusahaan.
Dengan kata lain mereka mesti harus mampu menganalisa factor-faktor pemicu perubahan organisasi.

1. Pemicu Perubahan dari Lingkungan
Unsur – unsur lingkungan perusahaan
a. Pasar yang dilayani perusahaan ( klien atau konsumen )
b. Pemasok
c. Lembaga Pemerintah dan Parlemen
d. Asosiasi niaga
e. Pesaing
f. Lembaga keuangan
g. Pemasok tenaga kerja
h. Tingkat pengangguran
i. Kondisi perekonomian
j. Kemajuan teknologi
k. Perkembangan system komputer dan informasi
l. Perkembangan e-commerce dan penggunaan internet

Lingkungan sebuah perusahaan juga mencakup faktor-faktor pengaruh yang lebih luas lagi seperti :
a. Globalisasi
b. Reformasi politik
c. Serikat pekerja
d. Perubahan status perusahaan dari milik negara menjadi swasta atau sebaliknya
e. Perubahan demografis dan struktur keluarga

2. Pengaruh PETS (Politik, Ekonomi, Teknologi dan Sosial)
a. PETS mempengaruhi perusahaan pada strategi, struktur dan operasi termasuk kebijakan SDM
b. PETS merupakan metafora agar kita bisa membedakan berbagai aspek lingkungan perusahaan dan kaitan spesifikasinya dengan perusahaan sebagai pemicu perubahan.

3. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Teknologi
a. Bersumber pada sikap mengacuhkan perubahan lingkungan teknologi (contoh : Singer, Oliveti )
b. Internet merupakan faktor terpenting dan menyentuh hampir semua aspek operasional perusahaan
c. Penggunaan internet bukannya tanpa masalah, karena staf menggunakan e-mail dan internet di tempat kerja mencemaskan para atasan sebab penggunaan e-mail menyimpang dari pekerjaannya.

4. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Politik
a. Perubahan lingkungan politik tidak saja langsung mempengaruhi perusahaan, tetapi juga berimbas pada perubahan lingkungan ekonomi.
b. BBM naik daya beli masyarakat rendah.
c. BBM turun akan mempengeruhi penerimaan pajak dan dampak negatifnya kemampuan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan dan kesehatan akan berkurang.

5. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Sosial Budaya
a. Harapan kenaikan setandar hidup secara terus-menerus, sementara peluang pekerjaan permanen yang aman makin langka.
b. Faktor demografis membuat berlimpahnya jumlah kaum muda memasuki pasar kerja.
c. Perubahan struktur keluarga dimana kaum perempuan juga berharap dapat meniti karir seperti layaknya suami mereka.
Perusahaan juga dituntut meningkatkan perhatian pada aspek kreatifitas karyawan dengan melakukan penataan system untuk mendorong inovasi.

6. Pemicu Perubahan dari Lingkungan Ekonomi
a. Pesaing
b. Kurs mata uang
c. Pajak
d. Perijinan
e. Standar Gaji Minimum

7. Pemicu Perubahan Internal
a. Serikat buruh yang makin berpengaruh
b. Pergantian direktur atau manager
c. Perubahan struktur administrasi
d. Penataan kelompok kerja
e. Perubahan tata ruang kantor / pabrik
f. Pembelian sytem TI baru
g. Strategi pemasaran baru
h. Pemotongan lembur
i. Perampingan staf
j. Penguatan bagian tertentu seperti riset dan pengembangan

B. Respon Perusahaan terhadap Perubahan

1. Perkembangan historis yang membawa perubahan :
a. Secara umum, melalui siklus inovasi berbasis industri yang menggerakkan perusahaan melalui serentetan perkembangan penting
b. Secara lebih spesifik, melalui daur hidup perusahaan itu sendiri, yang tercermin pada sejarah khas perusahaan dari sejak organisasi berdiri hingga periode ekspansi dan penurunan, yang berguna dalam menjelaskan “kekhasan” strategi dan struktur, budaya, politik dan gaya kepemimpinan yang berlaku pada perusahaan tersebut

2. Lingkungan Eksternal
a. Lingkungan politik
b. Hukum
c. Ekonomi
d. Teknologi
e. Sosial Budaya ( PETS )

3. Lingkunan Internal
Perusahaan yang mencakup perubahan – perubahan organisasi berupa respon awal terhadap perubahan lingkungan eksternal dan temporal

C. Pergolakan Lingkungan ( 5 tingkat )

1. Dapat diprediksi. Lingkungan berulang yang dicirikan dengan adanya stabilitas pasar, di mana tantangan muncul berulang-ulang perubahan terjadi lebih lambat ketimbang kemampuan perusahaan dalam merespon, karena itu masa depan diharapkan tetap sama seperti masa lalu
2. Dapat diramalkan melalui ekstrapolasi. Kompleksitas meningkat, namun manager masih dapat melakukan ekstrapolasi dari pelbagai kejadian masa lalu dan karenanya masih mampu meramalkan masa depan
3. Ancaman dan peluang dapat diprediksi. Kompleksitas lebih meningkat lagi sedangkan kemampuan merespon perusahaan menjadi lebih problematic; namun masa depan masih dapat diprediksikan
4. Peluang bisa diprediksi sebagian. Pergolakan meningkat dengan tambahan dimensi perubahan global dan sosial – politik. Hanya sebagian masa depan dapat diprediksikan
5. Kejutan tak terprediksi. Pergolakan terus meningkat lagi; pelbagai kejadian dan situasi tak terduga muncul lebih cepat ketimbang kemampuan perusahaan untuk meresponnya :

a. Situasi yang berubah-ubah ini mempunyai implikasi penting terhadap tindakan manager ketika mereka mencoba meninmbang – nimbang strategi apakah yang akan dipilih. Manager mesti bertindak sebaik-baiknya dengan mengidentifikasi apakah daya kekuatan pendorong kekuatan itu kuat, sedang atau lemah.
b. Kesimpulannya kekuatan daya perubahan dapat dikaitkan dengan tingkat pergolakan lingkungan; makin tinggi kekuatan dayanya, makin besar kemungkinannya lingkungan tersebut mendekati tingkat 5 yaitu makin besar kekuatan serta tingkat pergolakannya, makin sulit tugas manager dalam merencanakan dan mengelola perubahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *