PENGEMBANGAN INSTRUMEN

By | September 26, 2009

RINGKASAN METODE PENELITIAN (IDIK4007)
Oleh : Muh Rosyid,S.Pd.,M.M.Pd.
Tutor UT-UPBJJ Purwokerto

PENGEMBANGAN INSTRUMEN
 Operasionalisasi adl proses penjabaran suatu gejala yg bersifat absrak sampai ke tingkat yg lebih konkret dg bantuan beberapa hal utk mengukur gejala tsb.
 Variabel adl gejala konkret yg mempunyai variasi nilai.
 Utk memperoleh info yg standar dr sampel memerlukan alat pengumpul data yg digunakan dlm penel survey
 Operasionalisasi adl proses penjabaran suatu gejala yg bersifat absrak sampai ke tingkat yg lebih konkret dg bantuan beberapa hal utk mengukur gejala tsb.
 Variabel adl gejala konkret yg mempunyai variasi nilai.
 Utk memperoleh info yg standar dr sampel memerlukan alat pengumpul data yg digunakan dlm penel survey
 Langkah pertama dlm mengembangkan koesioner survey adl membuat daftar tujuan khusus yg akan dipenuhi.
 Ujicoba koesioner dimaksudkan utk mengetahui ketepatan pertanyaan sbg alat pengumpul data yg diinginkan.

PEDOMAN WAWANCARA DAN OBSERVASI
 Keuntungan utama wawancara adl mudah beradaptasi dg masalah dan diperolehnya info yg lebih mendalam.
 Persamaan pedoman wawancara terstruktur dg tdk terstruktur adl sama2 mengacu pd tujuan diadakannya wawancara.
 Dlm teknik wawancara sangat dianjurkan agar yakin bhw responden mengerti setiap pertanyaan yg ditanyakan.
 Pd waktu mengujicobakan pedoman wawancara, Anda menemukan pertanyaan2 yg enggan dijawab oleh responden. Langkah yg hrs Anda lakukan agar pertanyaan tsb layak utk tetap dipakai ialah :
 memperjelas maksud pertanyaan,
 Meninjau kembali cara mengkomonikasikan pertanyaan,
 Menata kembali prosedur wawancara
 Anecdotal Record adl format observasi yg paling tepat bagi tutor yg ingin mengamati dan mencatat setiap kejadian penting selama keg tutorial berlangsung. Pencatatan ini direncanakan akan terus berlangsung selama satu semester.
 Kaset audio dan vidio diperlkitar responden.ukan sbg alat observasi dlm situasi :
 Kejadian penting terjadi secara bersamaan,
 Pengamat dg kuslifikasi sesuai berhalangan hadir,
 Utk merekam kejadian penting.

VALIDITAS DAN RELIABILITAS
 Suatu alat ukur yg memiliki validitas, otomatis akan memiliki juga reliabilitas.
 Validitas mempermasalahkan kesesuaian konsep dg kenyataan, sdg reliabilitas mempermasalahkan konsistensi hasil pengukuran.
 Suatu alat ukur yg mantap biasanya juga dpt diandalkan dan dpt diramalkan.
 Pd metode belah dua, penilaian reliabilitas alat ukur dilakukan dg cara membagi dua secara sama satu alat ukur.
 Utk konsep kejelasan deskripsi tugas dan tanggung jawab, mk pengukuran validitas instrumennya dpt menggunakan validitas kriteria dan validitas konsrak.
 Kesamaan antara validitas konstrak dan validitas kriteria adl keduanya digunakan utk menilai konsep yg berdimensi banyak.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *