BMT AL-AMIN GOMBONG

By | April 16, 2011

 

MERENCANAKAN PERUBAHAN PADA BMT AL-AMIN GOMBONG

UNTUK MEWUJUDKAN VISI

Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah

Manajemen Perubahan dan Inovasi

Dosen : Muh Rosyid, S.Pd., M.M.Pd.

Disusun oleh

Nama : Ugeng Supriyadi

N I M : 080055677

Semester : VI

Tayang  :  16-04-2011

Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) PUTRA BANGSA

Program Studi Manajemen (S1)

Kebumen

2011

BAB I

PENDAHULUAN

BMT Al-Amin Gombong adalah lembaga keuangan syariah berbadan hukum koperasi yang memiliki visi terlaksananya nilai-nilai ekonomi syariah dalam kehidupan bermuamalah sehari-hari. Didirikan oleh masyarakat dan tokoh masyarakat yang memiliki kepedulian akan kondisi perekonomian disekelilingnya yang didominasi oleh sistem ribawi yang diyakini sebagai hal yang dilarang menurut ajaran Islam.

Sebagai sebuah lembaga keuangan berkarakter agent of change yaitu mengubah kondisi masyarakat agar terbebas dari jeratan sistem ribawi haruslah memiliki misi yang kuat mengingat hal tersebut adalah perjuangan yang sangat berat. Misi tersebut adalah :

1.    Bagaimana membangun lembaga yang tangguh, profesional, modern, dan juga terpercaya.

2.    Senantiasa memdakwahkan nilai-nilai ekonomi syariah kepada masyarakat secara kontinyu dan melalui tahapan-tahapan.

3.    Mengupayakan terciptanya masyarakat yang sadar dan peduli terhadap nilai-nilai ekonomi syariah.

4.    Menjalin sinergi dengan lembaga yang memiliki kesamaan visi atau misi

Bagaimana tidak berat menghadapi sistem ribawi yang sudah sedemikian menggurita?

Maka setiap penggerak atau sumber daya manusia yang menjalankan lembaga ini dituntut untuk memiliki karakter lincoln tipe, yaitu kejujuran, rendah hati, cinta kasih, dan keberanian yang teguh dalam menghadapi fakta-fakta menyimpang yang merusak kehidupan. Dan mereka harus mampu memaknai :

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah apa yang terdapat pada (keadaan) satu kaum

(masyarakat), sehingga mereka mengubah apa yang terdapat dalam diri (sikap mental) mereka”

BAB II

PEMBAHASAN MASALAH

A.    Latar Belakang

Setelah 14 tahun BMT Al-Amin Gombong berjalan dari modal awal berdiri pada tahun 1997 sebesar sembilan jutaan rupiah hingga kini hampir mencapai delapan milyar rupiah, kendala dan tantangan yang di hadapi pun mulai banyak bermunculan diantaranya:

a.    Kondisi mental masyarakat

Ketidakpedulian masyarakat pada makna keadilan yang terkandung dalam system ekonomi syariah. Dalam konteks keuangan, masyarakat berprinsip “yang penting dapat duit dan murah!”.

b.    Pesaing

Bersaing dengan pesaing yang selevel, mungkin tidak begitu memberatkan. Namun bersaing dengan bank umum yang saat ini gencar memasuki pasar mikro menjadikan kondisi persaingan kurang sehat. Seperti melegalkan hukum rimba, yang kuat dan yang besar mengalahkan yang kecil.

c.    Regulasi pemerintah

Koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia. Namun pada faktanya perhatian dan keberpihakan pemerintah boleh dibilang kurang. Hal tersebut berpengaruh pula pada regulasi yang dapat mendukung perkembangan lembaga-lembaga yang berbadan hukum koperasi.

d.    SDM internal

Semangat dan karakter SDM untuk membuat perubahan, ada. Namun kemampuan keilmuan dan keahlian dalam perekonomian berbasis syariah masih kurang. Hal terse but berpengaruh terhadap perkembangan lembaga dalam menguasai pasar.

e.    Teknologi Informasi

Faktor SDM yang ahli dalam TI dan besarnya biaya pengadaan dan perawatan sebuah teknologi menjadi sebuah kendala tersendiri.

B.    Rencana Perubahan

a.    Menggencarkan upaya sosialisasi ekonomi syariah khususnya keuangan syariah pada masyarakat, seperti :

       Menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang merupakan simpul-simpul masyarakat.

       Melakukan sosialisasi dengan memanfaatkan emosional spiritual melalui majelis-majelis taklim

       Menjalin komunikasi dengan lembaga-lembaga seperti sekolah, kampus, instansi baik negeri maupun swasta dengan memanfaatkan forum pertemuan di masing-masing lembaga untuk melakukan sosialisasi

       Bekerjasama dengan sekolah dan perguruan tinggi untuk upaya pendidikan generasi yang paham dan memiliki keahlian ekonomi syariah

b.    Menghadapi persaingan dengan mengoptimalkan layanan pada mitra atau anggota dengan kemudahan, keramahan dari hati, dan merakyat, yang menjadi keunggulan sebuah lembaga mikro yang akan membedakan dengan bank umum.

c.    Berjuang sendiri, sulit untuk meraih kemenangan. Maka BMT Al-Amin harus aktif di forum-forum yang memungkinkan untuk munculnya kemudahan dan keberpihakan pada lembaga keuangan koperasi syariah. Di tingkat local-regional: Asosiasi BMT tingkat kabupaten dan propinsi. Di tingkat nasional:  BMT Centre, Asosiasi BMT Seluruh Indonesia (Absindo), dan Induk Koperasi Syariah (Inkopsyah) BMT.

d.    Untuk peningkatan SDM adalah dengan rekrutmen SDM yang sesuai kompetensi, mengikuti pelatihan-pelatihan, magang, peningkatan pendidikan formal, dan sertifikasi kompetensi. Semuanya harus diikuti follow up dalam bentuk aplikasi keilmuan dan keahlian.

e.    Untuk mengatasi kendala teknologi adalah dengan meningkatkan standar kompetensi dasar SDM dalam menguasai teknologi. Disamping itu dengan merekrut atau mendidik tenaga ahli yang akan menjalankan atau mengendalikan teknologi yang dimiliki oleh lembaga. Sebagai solusi mahalnya biaya untuk TI, maka sebagai langkah jangka pendek dan menengah adalah bekerjasama dengan lembaga lain yang telah lebih dulu memiliki TI, seperti bekerjasama dengan PT. Value Sream untuk fasilitas pembayaran listrik, telpon, internet, dll, dengan Bank Syariah Mandiri untuk kerjasama kartu ATM.

BAB III

KESIMPULAN

Bahwa inti dari setiap rencana perubahan yang telah disusun di atas adalah ditentukan oleh faktor SDM sebagai pelaku dan sebab awal terjadinya perubahan kearah yang lebih baik untuk mencapai tujuan . Sebagaimana bait puisi dibawah ini :

When you change your thinking (pikiran)

You change your beliefs (keyakinan diri)

When you change your beliefs

You change your expectations (harapan)

When you change your expectations

You change your attitude (sikap)

When you change your attitude (sikap)

You change your behavior (tingkah laku)

When you change your behavior

You change your performance (kinerja)

When you change your performance

You change your destiny (nasib)

When you change your destiny

You change your life (hidup)

Daftar Pustaka

Manajemen Perubahan, Renald Kasali

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *